Minggu, 18 Agustus 2013

17 Agustus 2013



Merdeka!! yapp, pas banget sama hari kemerdekaan indonesia. Semoga Indonesia menjadi lebih baik lagi . Aamiin.. Hari ini adalah hari dimana aku ngajar untuk kedua kalinya. ya tentunya ngajar si dia. biasanya dia minta hari minggu, tapi, karena dia harus PPL di salah satu SMA negeri terkemuka di Surabaya. maka dia butuh waktu buat istirahat. awalnya dia minta hari sabtu, tapi dia harus mengikuti upacar di sma itu. trus jadi minta hari jumat. tapi akhirnya minta hari sabtu lagi.
Oh ya, flashback ke hari-hari sebelumnya. setelah aku ngajar waktu hari minggu. aku sering smsan ma dia, ya ngasih perhatian gitu. tiada hari tanpa sms. pernah hari apa itu aku lupa, sengaja gak sms duluan. yah cuma pengen tau sih gmana-gmananya... pas siang hari. tiba-tiba dia sms duluan. dia kirim kata2 bahasa inggris yang aku harus baca cepet kata2 itu. yah perasaan ku sih seneng. mau gimana emangnya? emang seneng kan? hehe
trus hari terus berlalu. biasanya sih smsan pake bahasa inggris. have a nice day, apa lah pokoknya. aku bingung waktu dia bilang lesnya hari jumat. karena jumat waktunya cuma dikit dan pas malem ada acara halal bi halal RT. tapi dia konfirmasi kalau jadi hari sabtu.
07.00
dia mengkonfirmasi lagi lewat sms kalau dia harus upcaara dulu tapi kalau jam 10 bisa. ya aku bilang ok
jam 10.00
aku sms dia lagi dimana? dia bilang udah dirumah. kamu kesini jam berapa? mmm aku kesini jam 11an dia bilang ok
jam 11
aku berangkat. tapi sebelumnya aku nganter mamaku ke salah satu mall di surbaya dulu. dia tanya udah berangkat? aku jawab ini di jalan. dia bilang ati2 ya.. kenapa dia bilang gitu aja aku udah suka. aku gak tau apa di bener perhatian sama aku? atau hanya intermezzo biasa.
jam 12
aku sampe rumahnya. yah aku disambut waajahnya yang bikin kangen. huhu.. aku taruh gitarku. aku bersalaman sama om nya dan neneknya. trus dia nyuguhhin minum. kukeluarkan gitar biar latian dia sendiri soalnya aku ijin sholat. dia nyanyi lagunya frente.. dia masih apal banget sama kunci2nya. padahal dia gak ada gitar sama sekali. aku kagum sebetulnya sama dia. Oh ya. beberapa hari sebelumnya, dia minta dikirimin puisi ku. lah tak kira cuma minta aja, ternyata dia jadikan lagu. trus dipmerin ke aku. bagus , gak nyangk puisi ku jdi lagu. padahal itu puisi biasa. trus dia juga pamer lagunya dia. memang dia berbakat.. dia mulai bermain gitar. dia minta diajari lagu baru. lagunya colbie calliat. yah aku ajarin dia. secara naluri dia sudah cepet tau hbis ini kunci apa. insting musiknya bagus. oh ya, aku juga ciptain lagu gak mau kalah lah dari dia. dia minta lagu ku tapi saratnya jangan didengerin sekarang. dengerin pas aku udah pulang aja. heheh. dia coba mainin lagu you got me. kadang aku sengaja liat wajahnya. yah terpana aku sama dia. cantik, baik hati.
jam 2.00
sudah waktunya ganti pelajaran. dia ngomong terus pake bahasa inggris. kadang aku cuma ngmg yas-yes doank. lah cepet banget dia ngomong. hari-hari sebelumnya aku mempersiapkan converseation bhs inggris yang ujung2nya aku ngmg kalau aku suka sama dia. tiap hari aku latian malah. trus kadang aku ngomong pake bahasa inggris. yah meskipun gak lancar seh.
jam set 3
saat aku mau ngoceh dan mempersiapkan rencana, dia dipanggil neneknya, dan dia bilang kalau dia mau kerumah saudaranya. sebenernya kecewa, ya gmana ya, rasanya kayak diusir gitu. ya aku ambil gitarku trus tak masukkin ke sarungnya. dia berulang kali minta maaf. aku bilang gapapa kok. tapi aku bener-bener gak bisa ngerubah mimik wajahku. gak tau kenapa, aku memang gak bisa. tapi aku berusaha meyakinkan kalau gak apa-apa. yah aku pulang. aku gak mau baca sms dulu di jalan. tapi penasaran aku baca sms. di bilang. tolong beri tau aku kalau udah sampe. yah aku bingung. kenepa dia sebegitunya. kalau aku bisa baca pikiran mungkin aku mau baca pikirannya.
aku bilang sudah sampe kok.
trus smsan seperti biasa. tapi dia balesnya mesti agak lama. malemnya dia sms aku kalau laguku bagus. aku gak tau apa ini hanya sekedar muji atau gimana.. semoga aja gak sekedar muji,

18 agustus 2013.
aku coba gak sms dia. sampe sore. baru aku coba, tapi gak masuk. aku sms baru masuk malem hari..

Senin, 12 Agustus 2013

11 Agustus 2013

Aku tak tahu apa yang kurasakan. Ku buka lembaran baru setelah ku robek lembaran lama. Tapi aku tak tau apakah robekan tersebut akan membara lagi? akupun tak tahu. Aku rasa aku tak kan pernah ingin itu. Karena hidupku untuk masa depanku.
Saat ku tatap matanya, ada suatu rasa yang berbeda. Entah apa yang kurasakan, jujur itu sama sekali tak pernah kurasakan.
Diawali ketika kulihat followers twitterku ada namanya. Saat ku buka twitternya memang tertutup, tapi biodatannya yang membuatku penasaran. Hanya berawal dari rasa itu. Ku masih penasaran dengannya, berusaha ku mencarinya lewat facebook. dengan diawali kata Hallo pada chat facebook, kita berbincang-bincang, hal biasa yang kami perbincangkan, tidaklah berat. sebuah hal umum yang diperbincangkan. sebenarnya aku dan dia adalah teman satu SMA, tapi beda kelas, aku tau dia dan dia tau aku.
Dia kuliah jurusan pendidikan bahasa inggris di salah satu universitas negeri di surabaya, dia bercerita bahwa dia mengajari les bahasa inggris. kebetulan aku juga terbiasa mengajar musik, aku bilang ke dia kalau siapa tau muridnya mau les musik. aku pun meminta nomor handphonenya, dan akhirnya dia berikan. tak pernah berkata ada murid yang mau les. hanya saja dia menawarkan diri untuk mau les musik. aku mau dengan sarat dia mengajariku bahasa inggris.
jam 10.00
aku berangkat menuju rumahnya, untuk menjemputnya. hatiku berdebar, karena sebetulnya saat proses smsan aku merasa kalau aku suka sama dia. karena aku orang yang mudah suka orang lain. sampai dirumahnya, tak tau apa yang harus di kata, aku bener-bener grogi, bingung, canggung. tak biasanya aku begini. sering aku kerumah anak cewek, tapi aku tak pernah seperti ini.
jam 10.30
kami berangkat menuju lapangan kodikaal. di perjalanan kami ngobrol banyak, ada perasaan aneh saat kita berdua ngobrol. aku tak tau apa itu. tapi aneh aja. perasaan ku bercampur aduk, perasaan suka itu hilang. ada perasaan takut dia dimiliki orang lain, ada perasaan takut menyakitinya ada perasaan grogi.
10 menit kemudian
kami tiba, aku takut dimarai orang sana, tapi dia bilang kalau bapaknya ya anggota tni, sedikit lega. kita mulai les musiknya. alasannya membawa ku kesana adalah karena di malu kalau nyanyi dirumah, dan pada saat itu neneknya mau keluar kerumah saudaranya, dia tinggal berdua dengan neneknya, karena orang tuanya sedang di jakarta ada tugas.
aku mulai mengajarinya beberap kunci gitar, kemudian kusuruh dia memainkan kunci dengan perintahku dan kusuruh dia bernyanyi, karena yang kuajarkan adalah lagu yang di requestnya. lama-lama dia sedikit lancar, kami disana ngobrol banyak, saat itu kulihat wajahnya, ya Allah aku bingung harus ngomong apa, apakah aku sayang sama dia? apakah harus secepat ini?
jam 12.00
sesuai perjanjian, 1 jam les musik 1 jam les b.ing. dia berkata demikian, aku sendiri lupa sama itu. dia mengajariku dengan conversation aku merasa malu karena kalah dengan dia. hanya 15 menit kami belajar, sisa waktu kami habiskan untuk mengobrol. dia tetap belajar gitar sambil nyanyi, sengaja kuliat dia pas nyanyi, perasaan itu timbul lagi. aku membuka-buka buku yang dibawanya, tak sengaja aku melihat lirik lagu yang ia buat, dia puitis, dibalik keceriaannya tersimpan semangat membara yang di milikinya ketika ingin mencapai sesuatu, di buku itu banyak quote2 yang di buatnya. aku bertanya apa ini? dia menjawab ini hasil karyaku, setiap kata darinya membuatku semakin sayang sama dia, aku takut dia akan membenciku saat aku mengatakannya. dan aku berpikir pasti terlalu cepat. dia memamerkan suaranya yang lembut. Ya Allah apakah secepat ini?
jam 02.00
kami menyudahi bimbingan ini, kami mencari masjid untuk sholat, setelah itu aku mengajaknya makan bakso, dia suka bakso, sangat suka, setelah makan aku mengantarnya pulang, rasanya tak pernah ingin berpisah. apakah harus secepat ini aku menyayanginya?